Postingan

Pola Asuh Positif: Cara dan Manfaat Mendisiplinkan Anak Tanpa Kekerasan

Gambar
“Tuh, kan, tumpah. Lap sana sampai kering dan bersih!” “Sudah dibilangin tadi nggak usah lompat-lompat, ntar jatuh. Akhirnya jatuh, kan? Makanya dengerin!” Seringkali kita mendengar ucapan seperti itu terlontar dari orang tua terhadap anaknya yang begitu aktif, bahkan dengan mata sendiri Saya pernah melihat orang tua memarahi sekaligus memukul anak tersebut. Semisal saat anak dengan tidak sengaja menyenggol vas bunga sehingga vas itu pecah, si orang tua mengeluarkan kalimat makian bahkan memukul dengan cukup keras. Saat disampaikan baik-baik perihal apa yang dilakukan itu salah, justru si orang tua tersebut berdalih memukul dengan alasan ingin memberi efek jera kepada anak. Perlu diketahui, jika anak-anak ibarat kertas kosong, apa yang orang tuanya tulis maka itulah yang akan membekas, seperti apa orang tuanya memperlakukannya, maka itulah yang akan membekas di hatinya. Sehingga kerap kita dapati seorang anak yang perilakunya begitu kasar, maka perlu ditelusuri bagaimana kedua orangtua...