Gejala Mata SePeLe Jangan Sampai Disepelein: Mata Nyaman Bikin Kerja Lebih Fokus
Sebagai seorang guru sekaligus penulis, gadget sudah menjadi bagian yang hampir tidak terpisahkan dari keseharian saya. Pagi hari digunakan untuk menyiapkan bahan ajar, siang hari berkutat dengan berbagai aktivitas mengajar, lalu malamnya sering kali masih harus membuka laptop untuk mengejar target tulisan. Ada naskah yang harus diselesaikan, ide yang harus dikembangkan, referensi yang harus dicari, dan pekerjaan yang rasanya selalu punya batas waktu. Salah satu momen yang paling saya tunggu adalah ketika akhirnya bisa menyelesaikan naskah tulisan dan mengirimkannya kepada penerbit. Rasanya seperti melihat satu per satu hasil dari perjuangan panjang. Namun, mengejar target tersebut ternyata juga membuat saya lebih sering menatap layar selama berjam-jam. Awalnya saya pikir jika yang saya rasakan cuma capek biasa. Ternyata, justru dari situlah saya mulai mengenal istilah Mata SePeLe (Sepet, Perih, dan Lelah). Ketika Mata Mulai SePeLe. Gejala Mata Kering mulai saya rasakan ketika sedang s...